Rabu, 04 Februari 2015

Desainer Indonesia Yang Tampil di Jakarta Fashion Week 2015

Acara pekan mode terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara kembali membuat kejutan untuk para pecinta fashion. Kali ini, giliran Senayan City unjuk gigi dengan melakukan kolaborasi dengan delapan desainer papan atas Indonesia. Kolaborasi, berjudul "8 Infinite Capsule Collection" ini menghadirkan nama-nama seperti Barli Asmara, Mel Ahyar, Deden Siswanto, ISIS,Spous by Priyo Oktaviano, Ardistia New York, Sapto Djojokartiko dan SignatureMajor Minor.

8 desainer indonesia yang tampil di jakarta fashion week 2015

Hadir dengan konsep yang berbeda, khusus untuk pagelaran JFW Senayan City menyajikan sebuah program yaitu melakukan kolaborasi dengan delapan desainer. Kami akan menampilkan limited edition Autumn / Winter Collection 2014 yang tergabung dalam 8 Infinite Capsule Ollection," kata Veri Y. Setiady , CEO Senayan City.
Seperti apa aksi kedelapan desainer papan atas Indonesia di Jakarta Fashion Week 2015? Berikut ulasannya.


Desainer yang satu ini memang tidak pernah hilang akal untuk menciptakan karya yang luar biasa. Permainan musik khas Spanyol di pagelarannya kali ini berhasil membuai penonton yang hadir dalam acara Mel Ahyar. Didominasi oleh sisi hitam dan putih, sisi modern dan feminin sangat terlihat pada koleksi Mel kali ini. Mel menerapkan semua ide-idenya dalam bentuk gaun wanita seperti baju, celana katun, rompi, luar dengan tulle dan kapas bahan.
desainer indonesia
Yang membuat koleksi Mel lebih terlihat segar adalah penggunaan motif bunga pada gaun yang dihadirkan. Motif bunga dijahit rapi oleh Mel di busana-busananya menambah pesona koleksi desain di JFW 2015 ini.



Juara memadupadankan kain khas Indonesia terasa sangat tepat disematkan desainer kelahiran Bandung, 29 Agustus 1968 ini. Ya, hampir dalam setiap pekerjaan Deden sering membawa satu kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia, yaitu kain batik. Tapi kali ini sesuatu yang berbeda, klasik dan sangat unik ditampilkan oleh Deden. 
desainer indonesia

Pada Jakarta Fashion Week 2015 kali ini, Deden menggabungkan antara linen, katun dan Voile. Sementara itu, untuk memberikan kemewahan dalam desainnya, ia juga menambahkan aksesori cerah monsoonlitani merah yang membuat karyanya terlihat kuat dan memiliki cita rasa tinggi. Permainan warna hitam pada jaket, Harrington dan rok serta penggunaan kaus kaki panjang dengan motif garis-garis putih dan hijau membuat busana terlihat deretan yang unik dan lain dari yang lain.


Klasik, elegan dan luar biasa. Itulah tiga kata yang sangat tepat diberikan pekerjaan Barli Asmara Jakarta Fashion Week 2015 pada saat ini. Permainan warna hitam, putih dan abu-abu mendominasi koleksi kali ini. Plus, di setiap busana Barley Nampak lihai dalam memadupadakan antara bordir, payet, sulaman dan fringe di mana permainan tangan yang handal membuat karyanya lebih terlihat memiliki cita rasa tinggi.
desainer indonesia
Sedangkan untuk memberikan kesan glamor dalam desainnya ini, Barley memberikan sentuhan manik-manik, dan beberapa ornamen yang membuatnya terlihat lebih glamor dan permainan motif bunga di bagian dada busananya.



Mengangkat tema Modern Opulence, karya Ardistia kali ini terlihat lebih berani dan menantang. Hal ini ia tunjukkan pada potongan-potongan pada setiap busana yang dia berikan dan permainan warna. Dimana, kedua ha tersebut berhasil membuat karyanya sangat modern dan elegan.
desainer indonesia
Hadir dalam bentuk gaun, blus, tank top, dan rok sisi berani kembali ia tunjukkan secara rinci dan teknik potongan geometris pada busana-busananya. Dapat disimpulkan, karya Ardistia terlihat cantik, romantis dan abadi.



Tidak heran jika ISIS selalu memberikan karya yang luar biasa. Hal ini terjadi karena dua kepala penuh kreativitas dalam ISIS mampu berbaur menjadi satu sama lain untuk menghasilkan karya yang lain. Didominasi oleh permainan warna-warna cerah dengan bahan katun, ISIS mencoba menggabungkan seni dan science. Hal ini sangat terlihat pada busana yang ia hadirkan mulai dari gaun untuk atasan dan rok.
desainer indonesia
Permainan warna tenang seperti Anda sedang melihat sebuah lukisan yang sangat jelas dalam karyanya mulai dari biru, hitam. Sisi sensual dan menawan sangat terlihat dalam karyanya.



Sementara untuk Priyo, nuansa anak muda yang ceria dan bebas sangat terlihat pada jajaran koleksinya. Beberapa busana yang dihadirkanpun mencirikan anak muda seperti jeans, linen, katun. Didominasi oleh permainan warna biru baik terang dan gelap, meskipun terkesan modern tapi Priyo masih menggabungkan dengan cita rasa tradisional.
desainer indonesia
Dia berhasil menggabungkan fashion dengan kain tenun Sumba. Selain kain Sumba yang di kenal halus dan lembut, Priyo juga menggabungkan benda-benda ramah lingkungan dalam koleksinya. Sebagai contoh, pada tank top biru Priyo tidak menggunakan tali yang terbuat dari katun, namun ia memilih untuk menggunakan jenis tali simpul putih.
Tidak hanya di dunia fashion, pada alas kaki dan aksesoris, dia juga mengusung tema Indonesia. Untuk alas kaki para model, ia mengusung tema bakiak dan dia merajut aksesoris topi menggunakan rotan halus.



Nuansa romantis, dramatis dan modis sangat lekat pada deretan pakaian yang disajikan oleh desainer dari Indonesia Sapto Djojokartiko. Busana-busana yang hadir dalam bentuk mini dress, kemeja, blus, celana dan hot pants dan didominasi warna hitam membuat sisi edgy dan klasik semakin terasa.
desainer indonesia
Tidak hanya itu, Sapto juga terlihat handal melakukan teknik pembuatan busana. Permainan bordir di setiap pakaian dan potongan-potongan  busana yang membentuk lekuk tubuh perempuan membuat delapan wanita terlihat sempurna. Sementara itu, untuk bahan Sapto lekat dengan paduan katun, tule dan masih banyak lagi.



Tampilan yang unik dan elegan sangat terlihat di busana yang disajikan oleh Major Minor. Permainan bahan serta detil praktis permainan ysng mencerahkan mata seperti warna merah, putih, hitam dan abu-abu semakin mengungkapkan kebebasan anak muda dalam berekspresi.
Kali ini Major Minor terinspirasi dari sebuah lukisan karya Philippe Cognee. Tidak heran jika Major Minor terinspirasi oleh lukisan itu. Karya-karyanya yang unik yang menggabungkan dua warna kontras ke dalam balutan busana feminism yang menambah kesan maskulin.
desainer indonesia


Yang membuatnya terlihat berbeda dari yang lain adalah kedelapan model yang berjalan di atas runaway tampil elegan dengan menggunakan topi. Topi khas wanita Perancis semakin membuat klasik, elegan dan edgy yang sangat kental terasa.

Nah itulah deretan para Desainer yang menampilkan karya-karyanya pada Jakarta Fashion Week 2015. Semoga ini bisa menambah wawasan Anda untuk lebih mengenal tentang Dunia Modeling di Jakarta.

Jakarta Fashion Week

Jakarta Fashion Week (JFW) 2015 resmi dibuka pada Sabtu (1/11). Terletak di Senayan City, Jakarta, pekan mode terbesar di Asia Tenggara ini dihadiri pecinta fesyen selebriti dunia.

jakarta fashion week


Beberapa dari mereka adalah Sarah Kate Watson host program televisi K-Style di Star World. Ada juga Colin McDowell si komentator mode terkemuka di Inggris. McDowell Ketua Mode Editor di The Sunday Times, Inggris tentu mampir mengunjungi  JFW tahun 2015 ini.

"Indonesia merupakan fokus dari dunia fashion," kata Ketua Jakarta Fashion Week Svida Alisjahbana saat konferensi pers.

Tak heran jika para pelaku dunia fashion melihat acara ini sebagai sorotan penting. Indonesia telah menjadi bagian dari dunia mode dan akan menjadi kekuatan pendorong dalam perkembangannya.
Dalam hal apapun, JFW selalu menunjukkan gerakan fashion di Indonesia. Melalui acara ini para desainer juga memiliki kesempatan besar meraih paparan luas.

Beberapa negara seperti Italia, Australia, Jepang, Norwegia, Singapura, dan Malaysia menurunkan wartawan untuk mengabadikan momen ini.

Tahun ini sebanyak 10 desainer asing yang berasal dari Inggris, Jepang, Thailand, dan Korea juga berpartisipasi. Acara pekan mode di terbesar desainer busana muslim Indonesia yang terlibat 18, 30 label Indonesin Mode Forward, dan 42 label sekolah mode ternama. Untuk kelanjutan acara juga melibatkan lebih dari 220 desainer dan label lokal dan internasional. Tak hanya itu, sekitar 230 model yang terlibat dalam 70 pertunjukan selama lebih dari 2.600 menamilkan mode tampilan. Tak heran jika tahun ini untuk fashion week lebih megah dari sebelumnya.

Pada tahun lalu lebih dari 57 ribu foto pelarian JFW download wartawan, baik di dalam negeri maupun di luar. Beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Perancis, Arab Saudi, dan Belanda menjadi negara tamu.

Angka ini meningkat sekitar 30 persen dari JFW minggu sebelumnya. "Tahun ini tentu diharapkan meningkat bahkan lebih," kata Svida. Pekan mode ini akan diadakan November 01-07 2014.

Nah itu adalah sedikit gambaran tentang Dunia Model di Jakarta. Untuk Anda yang ingin lebih tau tentang perkembangan Dunia Model di Jakarta Anda bisa langsung KLIK DISINI